OctaFX | OctaFX Forex Broker
    Masuk
      Buka akun
      Back

      USD/JPY Percepat Penurunan Ke 105,70 Ketika Kuroda Berbicara

      Pasangan USD/JPY gagal mengupayakan pemulihan dekat level 106,15, sekarang mengirim spot kembali di bawah 106 mencetak terendah baru dua minggu di 105,71.

      USD/JPY terlihat ingin menguji terendah multi-bulan di 105,53

      Spot memperpanjang sell-off ke hari ketiga hari ini, karena permintaan untuk safe haven Yen tetap berlaku di tengah meningkatnya perdagangan risk-off, didorong oleh meningkatnya kekhawatiran akan perang dagang, terutama setelah AS mengumumkan pengenaan tarif pada impor baja dan aluminium.

      Leg lebih rendah terbaru pasangan ini terutama dapat dikaitkan dengan kebangkitan beli Yen secara keseluruhan, menyusul sentuhan hawkish yang disampaikan oleh Gubernur BoJ Kuroda dalam pidatonya. Kuroda mencatat bahwa bank sentral akan mempertimbangkan keluar dari kebijakan pelonggaran sekitar tahun fiskal 2019.

      Sementara itu, mata uang Jepang juga mendapat dorongan baru dari hasil jajak pendapat Reuters terbaru para ekonom, yang melihat revisi ke atas pada angka PDB kuartal keempat 2017 Jepang. Juga, pelemahan dolar AS berbasis luas menambah beban pada pasangan ini.

      Relevansi selanjutnya untuk pasangan ini adalah data revisi sentimen konsumen AS di sesi Amerika. Sementara itu, dinamika USD dan arus risiko akan terus mendorong sentimen di sekitar pasangan USD/JPY.

      Level-level USD/JPY yang diamati

      Tim Riset AceTrader mencatat: "Kemarin penembusan terendah minggu lalu 106,38 (sekarang resisten) dan kemudian menutup hari di bawahnya menunjukkan koreksi dari dasar baru 15-bulan di Februari telah berakhir dan harga sedang dalam perjalanan untuk menguji ulang level tersebut, mungkin nanti di sesi perdagangan New York hari ini, lalu menuju target grafik selanjutnya di 105,00 (ada rumor option mempertahankan level psikologis tersebut). Oleh karena itu, jual dlr pada saat pemulihan adalah sebuah pilihan terhadap aksi beli yen karena keengganan risiko sebagai reaksi terhadap kegugupan pasar terhadap perang dagang global setelah tindakan Trump. Penawaran jual di 106,20/30 dan di atasnya dengan stop di atas 106,55/60. Beberapa penawaran beli tercatat di 105,95/90 dengan stop terbangun di bawah 105,50."

      Gubernur BoJ Kuroda: Kebijakan Moneter Tidak Ditujukan Untuk Memanipulasi Mata Uang

      Lebih banyak komentar dari Gubernur BoJ Kuroda, kali ini mengenai pergerakan nilai tukar: BoJ tidak berniat menggerakkan FX Tidak mengatakan bahw
      Baca selengkapnya Previous

      Moody: Asia Rentan Terhadap Perlambatan Perdagangan Karena Tarif AS

      Lembaga pemeringkat Moody's Investors Service yang berbasis di AS, mengeluarkan sebuah laporan khusus, menilai dampak dari pengumuman tarif impor AS t
      Baca selengkapnya Next
      Mulai Livechat