OctaFX | OctaFX Forex Broker
    Masuk
      Buka akun
      Back

      WTI Menuju Ke $ 61 Karena USD Yang Lebih Kuat Membebani

      WTI (kontrak berjangka minyak di NYMEX) membukukan konsolidasi bearish ke bawah dan mencapai titik terendah mingguan baru di $ 61,27 di jam terakhir, karena upaya pemulihan terus mengalami hambatan yang berada di dekat wilayah $ 61,85.

      Penurunan baru yang terlihat pada emas hitam ini terutama disebabkan oleh putaran baru pembelian USD secara luas, karena pasar beralih ke Greenback di tengah kondisi pasar yang menghindari risiko dan menjelang pidato Fed Powell yang banyak ditunggu. Indeks USD mencetak level tertinggi tujuh minggu di 90,74, naik +0,10% pada hari ini.

      Sementara itu, WTI tetap dirusak oleh kenaikan tingkat produksi AS, terutama setelah data EIA menunjukkan bahwa produksi minyak mentah AS naik ke rekor 10,057 juta barel per hari (bph) pada bulan November dan sedikit mundur pada bulan Desember menjadi 9,949 juta barel per hari. Selanjutnya, laporan EIA tersebut mengungkapkan persediaan minyak mentah AS naik 3 juta barel pekan lalu, jauh lebih banyak daripada perkiraan konsensus.

      Selanjutnya, harga minyak akan terus terpengaruh oleh aksi harga USD dan sentimen risiko, karena para pedagang bersiap untuk berita ekonomi AS baru untuk dorongan perdagangan segar pada minyak yang sensitif terhadap USD.

      Tingkat Teknis WTI

      Pada $ 61,36, resistensi di $ 61,85 (tertinggi harian) dan $ 62 (angka bulat) dan $ 62,57 (DMA-10). Pada sisi negatif, support berada di $ 61 (tingkat psikologis), $ 60,30 (DMA-100) dan $ 60,10 (S2 klasik/S3 Fib).

      Kontrak Berjangka GBP: Bias Bearish Utuh

      Menurut data lanjutan untuk pasar berjangka GBP dari CME Group, investor menambahkan lebih dari 6,4 ribu kontrak ke posisi open interest-nya pada hari
      Baca selengkapnya Previous

      MenLu China: AS Telah Menggunakan Obat Perdagangan Berlebihan

      Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua berada diberitakan sebelumnya hari ini, melalui Reuters, berbicara di Beijing mengenai masalah perdagang
      Baca selengkapnya Next
      Mulai Livechat